Kedewasaan Part 2

Rate this post:
{[['']]}
Nah, lanjutan dari posting aku yang terakhir sebelum ini, yang berjudul "Kedewasaan" (bagi yang belum baca bisa klik di sini), ini adalah part kedua tentang kedewasaan.
Pada postingan aku yang "Kedewasaan Part 1", aku membahas tentang cara berfikir. Namun untuk sekarang, saya akan membahas tentang "bangkit". Penasaran bagaimana ceritanya? Langsung saja baca artikel di bawah!




Pada Part 2 ini, aku akan membahas tentang "bangkit". Mengapa tentang "bangkit"? Karena menurutku, jika kita sudah bisa merubah cara berfikir untuk menjadi orang sukses, kali ini kita harus bisa bangkit jika seandainya kita akan terpuruk di dalam kegagalan.

Banyak orang yang sudah gagal, yang ia lakukan adalah berganti profesi, atau menghindari kegagalan atau keterpurukan itu. Itu bukanlah cara terbaik untuk merubah hidup kita.
Aku pernah berstatement ketemanku, bahwa "sangat mudah untuk mencoba hal baru yang belumpernah kita lakukan, namun sangat sulit mencoba 'kembali' hal lama yang sudah membuat kita jatuh"

Maksud dari statement aku itu, saat kita mau mencoba sebuah hal baru, itu sangatlah mudah. Namun saat kita jatuh, mencoba hal baru, dan kembali mencoba hal lama dimana saat itu kita sedang jatuh, itu sangat sulit.
Tapi apa kalian pernah berfikir, jika kegagalan adalah anak tangga menuju kesuksesan? Apa kalian sadar, saat kita gagal dan kita mencoba mendewasakan diri untuk merubah cara berfikir kita saat kita mencoba kembali keterpurukan itu, dapat membuat kita sadar dimana kesalahan kita sehingga membuat kita pernah jatuh, dan merubah itu agar kita tidak jatuh lagi di lubang yang sama, dan menjadi manusia baru yang dapat berhati-hati setiap mengambil keputusan?
Itulah tujuan aku membuat artikel part 2 ini. Agar kita semua berfikir, dan agar kita sadar, kegagalan itu bukan ending dari hidup kita semua.

So, mulai dari sekarang ayo kita mau mendewasakan diri kembali untuk merubah cara berfikir kita saat kita jatuh, agar bisa bangkit kembali, dan menjadi manusia baru untuk menjalani kehidupa yang baru juga. ^^

"Kita harus bisa menjadi manusia yang baru dalam kehidupan yang baru, agar segala sesuatu yang telah membuat diri kita terpuruk, yang awalnya adalah kelemahan kita, bisa menjadi kelebihan kita!"