Selangkah Lagi Menuju KEMENANGAN !

Rate this post:
{[['']]}
Okay kawan setelah sekian lama aku terlilit oleh tugas (sekarang masih si) dan sekarang sudah sedikit berkurang, mari kita membuat artikel baru. Semoga suka ^^


Hmmm judul untuk artikel ini adalah "Selangkah lagi menuju KEMENANGAN!"
Aku ambil judul ini sebenarnya sudah dari kemarin, tapi baru sempat sekarang. Sebelumnya, apakah kalian pernah memperjuangkan suatu hal? Yang paling menonjol adalah memperjuangkan kasih, pekerjaan dan lain-lain. Terkadang kita tidak mempedulikan hal itu. Disaat kita memperjuangkan hal tersebut, kita pasti akan merasakan yang namanya cape, jenuh, malas dan lain-lain.

Banyak orang saat mengalami suatu hal, ia TIDAK MEMPEDULIKAN itu, dan banyak orang yang saat mengalami hal tersebut, yang mereka lakukan adalah MENYERAH dan akhirnya mereka akan mengalami masa yang dimana masa itu sangat membuatnya kesal. Namanya adalah MENYESAL.

Okay kita ke poin yang pertama. Yaitu tentang "TIDAK MEMPEDULIKAN" hal tersebut.
Banyak orang menyepelekan HAL KECIL. Apakah kalian tau apa itu HAL KECIL? Mengapa HAL KECIL itu selalu dilupakan? Padahal, HAL KECILlah yang membuat adanya HAL BESAR. Filosofinya seperti disaat kita belajar 1+1=2, kita menyepelekan itu. Namun bagaimana mungkin kita bisa menyelesaikan 14523 + 26716 hasilnya berapa bila kita tidak tahu hasil dari 1+1.
So, lihatlah HAL KECIL itu, agar disaat kita diberi HAL BESAR, kita akan tahu bagaimana jalan keluarnya. -daniel stefan-
 Sekarang mari kita ke poin kedua. Poin kedua adalah "MENYERAH". Hmm ini pasti selalu ada di dalam diri kita. Menyerah adalah suatu keputusan yang sangat aneh. Kita sudah berjuang, namun tidak 100%.
Di artikel aku yang dulu, aku pernah bilang bahwa hidup itu memang sulit. Tapi kata-kata "SULIT" itu relatif kawan! Relatif bagaimana kita dengan dewasa menjalani hidup ini.
Hidup itu seperti naik gunung dari atas sampai bawah dengan cara merangkak. Terdengar lucu, aneh, tapi itulah hidup. Maksudnya seperti ini,
Kalian dengar "kata orang" di puncak gunung tinggi itu ada pemandangan yang sangat indah. Namun harus merangkak. Dan kita pasti ingin sampai di sana kan? Sehingga kita mau merangkak menaiki gunung itu. Karena sangat lama, cape, kita mulai MENGELUH. Namun ingin tetap merangkak. Dan rasa mengeluh ini sudah sampai batas, sehingga kita MENYERAH, padahal SEDIKIT lagi kita akan sampai di sana.
Maksudnya adalah disaat kita memperjuangkan suatu hal, dan kita menyerah, apakah kita tahu apa yang akan terjadi? Kita tidak mungkin mendapatkan buah, jika kita tidak setiap selalu merawat, menyiram pohon itu, sehingga kita mempertaruhkan waktu kita untuk MEMPERJUANGKAN hal tersebut agar mendapatkan buahnya.
Disaat kita berusaha memperjuangkan suatu hal, dan itu sudah cukup jauh, jika hanya MENYERAH pada akhirnya, lebih baik kita diam saja dan tidak harus membuang tenaga demi hal yang menurutmu itu TIDAK SESUAI dengan KEMAMPUAN DIRIMU. -daniel stefan-
Dan mari kita ke poin yang terakhir yaitu MENYESAL. Hmm awalnya kita MENYEPELEKAN, lalu Tuhan masih berbaik hati dan memberi kesempatan kedua, namun kita hanya MENYERAH, dan saat kita sudah menyerah, yang kita rasakan adalah MENYESAL. Iya atau iya? Hehe
Kalau masalah menyesal itu kan pasti hanya ada di akhir. Dan kalimat yang pasti keluar dari mulut kita saat kita menyesal adalah "Aduh kenapa malah nyerah sih?" "aduh padahal sedikit lagi!" dan bla bla bla.

Come on guys! Kita itu jangan buang-buang tenaga kalau yang bakal terjadi itu hanya MENYERAH dan akhirnya MENYESAL.

Apa lagi gunanya kalau apa yang sudah kita perjuangkan dan akhirnya hanya percuma? Kalau kita selalu ada di posisi seperti ini, kita TIDAK AKAN PERNAH menjadi apa yang kita inginkan. So, intinya adalah terus perjuangkan itu, dan jadilah orang yang SABAR demi melihat hasilnya yang sangat indah.

"Proses hanya akan tetap menjadi proses, disaat kita tidak sabar akan menunggu hasil yang SEBENTAR LAGI akan kita capai!"