Santapan Malam Minggu Eps #2

Rate this post:
{[['']]}
Okay guys ini adalah Santapan Malam Minggu kita yang kedua. Bagi yang belum baca Santapan Malam Minggu episode pertama, silahkan baca di sini ya. Okay semoga artikel yang sekarang dapat membangun kita semua agar semakin serupa dengan gambaran-Nya. Mari kita ke TKP!!


Kali ini tema yang kita ambil adalah "Pemulihan Seutuhnya". Tema ini berawal dari misi di gerejaku untuk tahun 2013 ini. Untuk tahun lalu, di tahun 2012, Tuhan berbicara lewat pendeta gerejaku agar menjadikan misi tahun 2012 sebagai "Pemulihan 1 Milyar jiwa". Dengan kata lain bahwa tahun ini adalah tahun dimana Tuhan akan memulihkan seluruh umat-Nya di tahun 2013. (Amin)

Serius aku suka banget dengan tema tahun ini dimana semua orang akan mengalami pemulihan. Tapi tapi tapi, aku sendiri lebih pas kalau tema ini lebih di utamakan mengarah kepada diri kita sendiri. Maksudnya apa? Aku lebih suka tema Pemulihan Seutuhnya itu dimana kita mengalami perubahan seutuhnya di dalam Tuhan.

Mengapa Tuhan berbicara tahun ini adalah tahun pemulihan seutuhnya? Karena tahun ini adalah tahun dimana kita kembali ke awal. Silahkan di baca saja Entering The Next Level di sini. (Promosi. Haha)

Dan dan dan, ayat yang dijadikan sebagai ayat emas untuk misi Pemulihan Seutuhnya yaitu 1 Yohanes 2:6
Barang siapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup
Kita sebagai anak Allah yang masih remaja, harus sudah tahu mana yang baik, mana yang buruk. Agar apa yang kita lakukan, sama seperti apa yang dilakukan Tuhan Yesus.

Tapi hal pertama yang harus kita lakukan itu apa? Hal pertama adalah biarkan Tuhan menjadi penguasa tunggal hidup kita. Kita harus terima Tuhan seutuhnya. Memang kalau hanya mengaku dengan mulut itu gampang banget. Tapi disaat kita telah mengaku dengan hati kita, Tuhan akan bekerja di dalam hidup kita, kita baru merasakan yang namanya kita tidak bisa hidup sendiri.

Jadikan Tuhan memang layaknya Bapa kita karena kita telah menerima Roh Allah. Seperti di dalam Roma 8:15
...Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
Untuk yang pertama ini, awali agar kita tetap harus di dalam Tuhan. Maksudnya apa? Maksudnya adalah ayo kita belajar agar dapat mengatur diri kita agar kita selalu ingat kepada Bapa kita. Yang harus kita kontrol adalah, emosi, ucapan, dan lain-lain yang menurut kita itulah kelemahan kita. Tapi kan kita tahu sendiri di dalam Tuhan kita tidak ada kelemahannya. So, maka dari itulah kita harus bisa mengontrol hal-hal tersebut.

"Tapi kan tetap saja kita bisa marah, dan lain-lain." Caranya agar kita bisa mengontrol hal-hal tersebut adalah:

  1. Iblis hadir di dalam dunia untuk menggodai kita sebagai anak Allah. Kalau si iblis sudah mulai bertindak, hal yang harus kita lakukan adalah kita harus mengadu. Mengadu ke siapa? Mengadulah kepada Bapa kita. Biar Bapa kita yang mendatangi si iblis. Karena ilblis sangat takut kepada Tuhan Yesus.
  2. Kedua, kita di sekolah pasti sering merasakan hal-hal yang tidak mengenakkan hati kita. Seperti cemoohan, ketidak adilan, bukan cemoohan, seperti cemoohan, teman-teman cemoohan, dan lain-lain (Ala pak Anwar guru PLH) Yang harus kita lakukan adalah diam, dan ucapkan di dalam hati kita "Tuhan berkati aku." Memang terdengar sedikit lebay, tapi itu emang manjur banget bro! (curhat)
Coba jadikan 2 tips tadi sebagai pegangan kita agar kita selalu ada di dalam Tuhan.

Marilah kita sebagai orang yang percaya, berjerih payah dan berjuang di dalam dunia karena kita taruh hidup kita di dalam Kristus, biarkan Ia yang berjalan di dalam rencana-Nya.
Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya. (1 Timotius 4:10)

To Be Continue next week >